Rahasia Kaum Falasha
Harga: Rp52.000 Rp46.800
Harga dalam Point Hadiah: 21
Harga dalam Point Hadiah: 21
Buku Pertama dari Trilogi Battle for Solomon’s Treasure. Perburuan Filolog Muslim Indonesia Di Bawah Bayang-Bayang Zionis.
Bagaimana jika harta karun Nabi Sulaiman itu jatuh ke tangan orang-orang Zionis? Mereka pasti bertambah sombong dan makin semena-mena membantai lebih banyak lagi orang-orang Palestina….
Kegundahan menghantui Indra saat dia menemukan manuskrip kuno tentang orang-orang Beta Israel–anak cucu Menelik, putra Raja Sulaiman dari Ratu Saba. Pasalnya, lembar kelima manuskrip peninggalan orang-orang yang juga dikenal sebagai Kaum Falasha itu menyebut-nyebut letak Tabut Perjanjian dan harta karun Nabi Sulaiman.
Didorong rasa khawatir harta karun Sulaiman bisa jatuh ke tangan Knights of Zion yang terobsesi mendirikan The Kingdom of Heaven di tanah Israel, Indra nekad membakar lembar kelima manuskrip. Kini isi lembar kelima itu hanya ada dalam kepala Indra. Dan karena itu pula Indra menjadi buronan para Ksatria Zion yang berbahaya.
Essa dan Nisa, kawan-kawan Indra dari Indonesia, tak terhindar harus ikut pula berpacu dengan waktu demi menemukan lokasi Tabut Perjanjian dan Harta Karun Nabi Sulaiman itu. Dan tanpa diduga, di tengah perburuan seorang anggota Knights of Zion justru menawarkan bantuannya. Akankah mereka berhasil mendapatkan harta peninggalan Sulaiman itu, dan menghindarkannya dari jarahan Kaum Zionis?
Berdasarkan riset yang dilakukan penulisnya selama 3 tahun lebih, novel petualangan Muslim pertama dalam sejarah kesusastraan Indonesia ini secara memikat merangkai fakta dan informasi sejarah Harta Karun Nabi Sulaiman. Kini saatnya Anda, pembaca, menentukan apakah kisah ini fiksi, atau fakta.
Bagaimana jika harta karun Nabi Sulaiman itu jatuh ke tangan orang-orang Zionis? Mereka pasti bertambah sombong dan makin semena-mena membantai lebih banyak lagi orang-orang Palestina….
Kegundahan menghantui Indra saat dia menemukan manuskrip kuno tentang orang-orang Beta Israel–anak cucu Menelik, putra Raja Sulaiman dari Ratu Saba. Pasalnya, lembar kelima manuskrip peninggalan orang-orang yang juga dikenal sebagai Kaum Falasha itu menyebut-nyebut letak Tabut Perjanjian dan harta karun Nabi Sulaiman.
Didorong rasa khawatir harta karun Sulaiman bisa jatuh ke tangan Knights of Zion yang terobsesi mendirikan The Kingdom of Heaven di tanah Israel, Indra nekad membakar lembar kelima manuskrip. Kini isi lembar kelima itu hanya ada dalam kepala Indra. Dan karena itu pula Indra menjadi buronan para Ksatria Zion yang berbahaya.
Essa dan Nisa, kawan-kawan Indra dari Indonesia, tak terhindar harus ikut pula berpacu dengan waktu demi menemukan lokasi Tabut Perjanjian dan Harta Karun Nabi Sulaiman itu. Dan tanpa diduga, di tengah perburuan seorang anggota Knights of Zion justru menawarkan bantuannya. Akankah mereka berhasil mendapatkan harta peninggalan Sulaiman itu, dan menghindarkannya dari jarahan Kaum Zionis?
Berdasarkan riset yang dilakukan penulisnya selama 3 tahun lebih, novel petualangan Muslim pertama dalam sejarah kesusastraan Indonesia ini secara memikat merangkai fakta dan informasi sejarah Harta Karun Nabi Sulaiman. Kini saatnya Anda, pembaca, menentukan apakah kisah ini fiksi, atau fakta.
Tulis review
Nama Anda:Review Anda: Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
Rating: Jelek Bagus
Masukkan kode dalam kotak berikut: